Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

BAZNAS RI Luncurkan Zmart Pesantren di Magelang, Dorong Ekonomi Santri Lewat Usaha Ritel

Shoppe Mall

BAZNAS RI Luncurkan Zmart Pesantren di Magelang, Dorong Ekonomi Santri Lewat Usaha Ritel

Disaksikan Ketua MPR RI, BAZNAS Serahkan Bantuan Zmart Bagi Ponpes Modern  Tazakka di Jawa Tengah - BAZNAS
Pemberdayaan ekonomi inklusif berbasis keagamaan

Jangkauan Banten – BAZNAS RI resmi meluncurkan program Zmart Pesantren di Pondok Pesantren API Asri Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, Senin (23/6/2025). Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi besar pemberdayaan ekonomi umat berbasis pesantren, dengan fokus pada sektor ritel produktif dan edukasi kewirausahaan bagi santri.

Program Zmart Pesantren bertujuan mengembangkan unit usaha minimarket di lingkungan pondok pesantren yang sepenuhnya dikelola oleh pihak pesantren. Selain menjadi sumber pendapatan baru, program ini juga dirancang sebagai laboratorium kewirausahaan bagi para santri. Melalui pengelolaan langsung, santri memperoleh pengalaman praktis dalam menjalankan usaha ritel, mulai dari manajemen stok hingga pelayanan pelanggan. Pihak pesantren membekali para santri dengan keterampilan usaha yang dapat mereka terapkan setelah menyelesaikan pendidikan, sekaligus memperkuat peran pesantren sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat.

Shoppe Mall

“Kami tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga transfer pengetahuan dan pelatihan agar pengelolaan Zmart berjalan profesional dan berkelanjutan,” jelas Ketua BAZNAS RI KH. Noor Achmad.


Target 20 Zmart di 2025, Modal Awal dari Sedekah Konsumen

BAZNAS menargetkan program Zmart Pesantren tahun ini untuk menjangkau 20 pondok pesantren di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk tahap awal, BAZNAS menyalurkan dana bantuan senilai total Rp500 juta, yang berasal dari program Sedekah Konsumen Alfamart.

BAZNAS menyalurkan bantuan sebesar Rp50 juta kepada masing-masing dari 10 Zmart di wilayah Jawa Tengah untuk mendukung pengadaan stok, peralatan usaha, dan pelatihan manajemen ritel.


Apresiasi Pemerintah: Ciptakan Ekosistem Ekonomi Mandiri

Program ini mendapatkan sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI, Dr. H. Abdul Muhaimin Iskandar. Ia menilai langkah BAZNAS sangat strategis dalam membangun kemandirian ekonomi pesantren dan kesejahteraan mustahik.

Baca Juga : Komisi Anti Ruswah Dalami Potensi Gratifikasi di MPR

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Zmart Pesantren tidak hanya berperan sebagai unit usaha ritel, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan di lingkungan pesantren. Dengan menciptakan ekosistem ekonomi mandiri, program ini mendorong kemandirian finansial pesantren sekaligus memperkuat keterampilan kewirausahaan para santri. Melalui pengelolaan langsung oleh pihak pesantren, santri mendapatkan pengalaman praktis dalam dunia usaha, yang dapat menjadi bekal penting bagi mereka setelah menyelesaikan pendidikan di pondok.


Program Zmart Pesantren hadir sebagai wujud nyata sinergi antara dunia pesantren, donatur, dan lembaga amil zakat dalam mengangkat potensi ekonomi pesantren. Melalui kolaborasi ini, pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga berkembang sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat. Pesantren mengelola langsung usaha ritel dalam program ini untuk mendorong kemandirian ekonomi.BAZNAS menargetkan Zmart Pesantren sebagai model pemberdayaan ekonomi inklusif berbasis keagamaan yang dapat mereka replikasi di berbagai wilayah Indonesia.

Shoppe Mall