Drama Kejar kejaran Seru Dua Pengedar Narkoba di Lampung Berakhir dengan Penangkapan Polisi
Jangkuan Banten — Drama Kejar kejaran Kepolisian Resort Lampung Selatan berhasil membekuk dua pengedar narkoba setelah terlibat aksi kejar-kejaran menegangkan di jalan raya pada Jumat malam (20/9). Penggerebekan ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Lampung.
Kejadian bermula ketika petugas Reserse Narkoba mendapat informasi tentang adanya transaksi narkoba jenis sabu yang akan dilakukan di kawasan Jalan Lintas Timur, Lampung Selatan. Petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi kendaraan yang digunakan para pelaku.
Kejar-kejaran di Jalan Raya
Saat mobil yang ditumpangi dua pelaku melintas, polisi langsung melakukan upaya penangkapan. Namun, kedua pengedar ini berusaha kabur dengan kecepatan tinggi, memacu mobilnya melalui jalanan ramai di wilayah Lampung Selatan.
Aksi kejar-kejaran pun terjadi selama hampir 10 menit, melewati beberapa titik rawan macet dan persimpangan. Beruntung, anggota kepolisian yang terlibat berhasil mengantisipasi dengan koordinasi yang baik, sehingga tidak ada korban jiwa atau kecelakaan fatal selama pengejaran.
Baca Juga: Tangki Berisi Penuh Gas Elpiji Terguling di Jalan Wonosari, Sopir Meninggal Dunia
Penangkapan dan Barang Bukti
Mobil pelaku akhirnya berhasil dihentikan di dekat perbatasan Lampung Selatan dan Lampung Tengah. Polisi mengamankan kedua pelaku yang diketahui bernama Rian Saputra (28) dan Dedi Pratama (31).
Dari dalam kendaraan, petugas menemukan barang bukti berupa sabu seberat 1,5 kilogram, alat hisap, dan sejumlah uang tunai diduga hasil penjualan narkoba.
Kedua pelaku kami amankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Ini merupakan upaya berkelanjutan kami untuk membersihkan Lampung dari peredaran narkoba,” ujar Kasat Narkoba Polres Lampung Selatan, AKP Dedi Hartono.
Drama Kejar kejaran Peran dan Jaringan Pengedar
Polisi menduga kedua tersangka merupakan bagian dari jaringan narkoba lintas provinsi yang memasok barang terlarang ke wilayah Lampung dan sekitarnya. Penyelidikan sedang diperluas untuk mengungkap bandar besar di balik mereka.
Dukungan Masyarakat
Kasat Narkoba juga mengimbau masyarakat untuk terus aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba. Kerja sama masyarakat dan aparat menjadi kunci keberhasilan pemberantasan narkoba.






